Sobat remaja, pernikahan adalah sesuatu yang fitrah bagi setiap manusia. Semua dari kita insya Allah akan melalui masa itu, kecuali buat kamu yang emang nggak mau nikah. Karena emang pernikahan merupakan “cara Allah” untuk mengembangkan jenis manusia. Coba perhatikan penegasan Allah dalam firman-Nya:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً …(١)
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. ….” (QS. An Nisa 1)
Maksud “dari padanya” menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
“Wanita itu adalah separohnya pria” (HR Abu Dawud dan Ahmad)
Makanya jangan sampe deh kalau kamu kepikiran untuk nggak nikah, disamping itu nggak manusiawi alias nggak normal, tetapi juga hal itu dilarang, Rasulullah Saw bersabda:.
“Barangsiapa telah mendapat kemudahan untuk menikah, tetapi dia belum mau menikah, maka ia bukan termasuk golonganku” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
“Demi Allah, aku (Muhammad) adalah orang yang paling takut dan yang paling bertakwa kepada Allah SWT, tetapi aku terkadang berpuasa, terkadang tidak, terkadang aku melakukan sholat malam dan terkadang aku tidur, aku juga menikah dengan sejumlah wanita. Barang siapa tidak menyukai sunahku bukan termasuk golonganku” (HR. Bukhari Muslim dari Anas ra).
Dari sederet dalil diatas, larangan untuk tabatul alias membujang dan sekaligus anjuran untuk maried, jelas memastikan bahwa Islam agama yang sesuai fitrah manusia. Karena secara khusus Allah juga udah menciptakan kita berbeda jenis dan saling berpasangan.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا …(١٣)
“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal….”(QS Al Hujurat 13)
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً …(٢١)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang….” (QS. Ar Rum 21)
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا …(١٨٩)
“Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar Dia merasa senang kepadanya… ". (QS. Al A’raaf 189)
Dalam kenyataannya pada diri manusia ada semacam kecenderungan antar lawan jenis. Cowok naksir cewek, atau cewek kepincut para cowok. Perasaan macam gini nggak bisa dihindari, tiba-tiba ada begitu saja. Nah, ternyata Allah pun udah ngasih kabar kepada kita tentang hal macam gitu lho.
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ (١٤)
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS. Ali Imron 14)
So, tertarik dengan lawan jenis merupakan fitrahnya manusia, nggak ada manusia yang bisa menghindar dari hal itu. Kita cuman bisa menahannya untuk sementara dan bakal disalurkan ke tempat yang tepat, atau lebih pasnya di manajemen. Nah, Islam sebagai agama fitrah udah menyediakan penyaluran naluri itu dengan benar melalui nikah yang sah.
Selasa, 13 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar