Senin, 12 Juli 2010

WARGA GAZA: KAMI DIJADIKAN PERISAI HIDUP OLEH TENTARA ISRAEL



Serangkaian kesaksian dalam laporan dalam penyelidikan Operasi Cast Lead menunjukkan bahwa warga Gaza oleh tentara IDF Israel telah digunakan sebagai perisai manusia.
Laporan - eksklusif yang diperoleh Ynet - disusun oleh Komite Publik Anti Penyiksaan Israel (PCATI) dan 'Adalah' - Pusat Hukum untuk Hak minoritas Arab di Israel, dan kedua organisasi ini berfokus terutama pada pelanggaran hak-hak tawanan Palestina yang dilakukan oleh militer Israel selama perang Gaza.
Banyak laporan sejenis yang mirip dari hasil laporan temuan Goldstone. Beberapa kasus saat ini sedang diselidiki Polisi Militer, sementara kasus lain, yang penyelidikannya telah selesai, akan ditangani oleh Jaksa penuntut umum Israel.
Salah satu kesaksian dalam laporan itu mengatakan tentara IDF menggunakan warga Palestina dan anak kecil sebagai perisai manusia, tentara Israel memaksa mereka untuk memasuki rumah, membuka pintu dan jendela serta membongkar pagar.

Minggu, 11 Juli 2010

Kamis, 08 Juli 2010

SURAT MUJAHIDAH PALESTINA UNTUK MUSLIMAH DI INDONESIA

Pasca kepulangan tim Relawan Komat yang berangkat ke Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu, sebuah surat khusus dari mujahidah Palestina dititipkan melalui Relawan KOMAT Palestina, al-Ustadz Muhammad Ikhwan Abdul Jalil, Lc.
Surat tersebut berbahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Divisi Kajian Komat Palestina, ustadz Abul Miqdad Al-Madany. Berikut isi surat terbuka yang diperuntukkan kepada para muslimah di Indonesia ini.
Bismillahirrahmanirrahim
Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…
Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Amma ba’du…

Jumat, 02 Juli 2010

MENGKRITISI PROPAGANDA: DUNIA DALAM GENGGAMAN YAHUDI

        Dalam era sekularisasi global yang didominasi ideologi Kapitalisme-Liberalisme saat ini. Masyarakat internasional khususnya lingkaran dunia muslim sudah sering kali mendengar, melihat, bahkan mengucapkan sendiri atau terus-menerus disuguhi hidangan informasi baik secara langsung maupun melalui media (mulai dari cetak hingga elektronik) mengenai eksistensi kekuatan yahudi sebagai pengendali peta global atau jalannya roda aktivitas dunia. 
Hal ini sudah menjadi santapan sehari-hari dihampir setiap tempat tanpa terkecuali di seluruh penjuru dunia, serta telah menjadi konsumsi publik dihampir seluruh kalangan, baik kalangan politisi, militer, pengamat, praktisi, intelektual, pengusaha, para pemimpin tak terkecuali kalangan muslim sendiri baik tokoh masyrakat maupun kalangan aktivis (dakwah) dan masyarakat awam, hal ini tidak lagi menjadi sesuatu yang asing bagi mereka (yang sudah mendapat maklumat terkait hal tersebut).

Balasan Untuk Surat dari Gaza kepada Umat Islam di Indonesia


Saudaraku Para Mujahid di Negeri manapun kalian berada, terkhusus buat saudara-saudaraku di Gaza yang telah menuliskan sepucuk surat untuk kami Muslim di Indonesia. Setelah saya membaca surat yang ditulis berdasarkan suara hati kalian, sungguh itu merupakan pukulan kuat yang menyadarkanku dari kelalaian yang selama ini aku & mungkin kebanyakan Kaum Muslim di Indonesia bahkan di seluruh penjuru Dunia lakukan. Cukuplah ini merupakan sebuah penyadaran kepada seluruh umat yang sejatinya masih diberikan kelapangan waktu & kesempatan yang mudah dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Dengan ini kami tak mungkin lagi bertanya mengapa kalian menulis surat ini & bagaimana situasi & kondisi kalian di sana. Karena sesungguhnya kami selama ini masih banyak yang tidak mau memikirkan kondisi saudara-saudara Muslim di tanah terjajah yang di lakukan oleh kaum Kafir Imperialis.

Mungkin kalian yang seharusnya bertanya kepada kami, mengapa kami masih saja belum sadar serta bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kami yang tidak semua orang memilikinya. Mungkin kalian harus bertanya bahwa mengapa kami & para pemimpin kaum Muslim seakan-akan tidak mau melihat atas tragedi yang menimpa kalian saudara-saudara seaqidah kami? Mendengar jeritan suara Kalian? Bahkan jangankan untuk melihat & mendengar, untuk berkata-kata saja sudah tak sanggup dilakukan? Bukankah setiap Muslim adalah Saudara? Bukankah setiap Muslim ibarat satu tubuh yang mana apabila yang satunya tersakiti maka yang lain akan ikut merasa sakit? Bukankah dalam Islam, runtuhnya Ka’bah, runtuhnya Dunia & seisinya masih ringan dihadapan Allah SWT jika dibandingkan dengan hilangnya nyawa seorang Muslim?

Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia


Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini
untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku,
kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena
Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan
demikian saudaraku?

Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang
dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang
aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan
kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji
berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah
angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.

Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah Haji
asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang digabung, itu belum bisa
menyamai jumlah jama'ah haji dari negeri kalian dalam satu musim haji
saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat dibanding
kalian yah?. wah, pasti uang kalian sangat banyak yah?, apalagi
menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang menunaikan
ibadah haji untuk yang kedua kalinya, Subhanallah.