Cinta karena Allah adalah mencintai hamba Allah karena keimanannya kepada Allah dan ketaatan kepadaNya. Benci karena Allah adalah membenci hamba Allah disebabkan oleh kekufuran dan perbuatan maksiatnya.
Allah mempunyai hamba-hambanya yang bukan nabi dan bukan syuhada, tapi para nabi dan syuhada tertarik dengan kedudukan mereka disisi Allah. Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, siapa mereka dan bagaimana amal mereka? Semoga saja kami bisa mencintai mereka.” Rasulullah bersabda, ”Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai dengan karunia dari Allah. Mereka tidak memiliki nasab dan harta yang mereka kelola bersama. demi Allah, keberadaan mereka adalah cahaya dan mereka kelak akan ada di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak merasa takut ketika banyak manusia merasa takut. Mereka tidak bersedih ketika banyak manusia bersedih.’ Kemudian Rasulullah membacakan ayat -ayat Allah,”Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.” (QS.Yunus : 62)
Siapa yang mencintai seseorang karena Allah, kemudian seseorang yang dicintainya itu berkata, ”Aku juga mencintaimu karena Allah.” Maka keduanya akan masuk Syurga. Orang yang lebih besar cintanya akan lebih tinggi derajatnya dari pada orang yang lainnya. Ia akan digabungkan bersama dengan orang-orang yang mencintai karena Allah.” (HR. Al-Bazar dengan sanad hasan dari Abdullah bin Amr)
Barangsiapa yang mendoakan saudaranya pada saat ia tidak bersamanya, maka malaikat yang diserahi untuk menjaga dan mengawasinya berkata,”Semoga Allah mengabulkan, dan bagimu semoga mendapat yang sepadan” (HR.Muslim)
Barangsiapa yang meminta perlindungan karena Allah, maka lindungilah ia. Dan barangsiapa yang meminta kepada kalian atas nama allah, maka berilah ia. Dan barangsiapa yang meminta keamanan karena allah, maka berikanlah keamanan kepadanya. Barangsiapa yang memberikan kebaikan kepada kalian, maka balaslah dengan yang setimpal. Apabila kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka berdoalah untuknya, hingga kalian mengetahui bahwa kalian telah membalasnya dengan sepadan. (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan An-Nasa’i)
BENCI KARENA ALLAH
Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Allah akan memanggil Jibril dan berfirman,”Sesungguhnya aku membenci si fulan, maka bencilah ia.” Rasulullah SAW bersabda, ”Kemudian Jibrilpun membencinya dan menyeru kepada penghuni langit, sesungguhnya Allah telah membenci si Fulan, maka bencilah ia.” Rasulullah bersabda, ” Kemudian, mereka pun membencinya dan setelah itu kebencian baginya akan diletakkan di bumi.” (HR. Muslim)
Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang suka menentang atau mendebat perintah Allah. (Mutafaq Alaih)
Hikmah Yang bisa kita ambil adalah apabila kita mencintai dan membenci sesuatu janganlah terlalu dicintai dan dibenci, jadikan kebencianmu dan kecintaanmu terhadap sesuatu karena alloh SWT dan Rosul_NYA. sebagaima Alloh SWT berfirman "boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.(TQS : 2 : 216)
Minggu, 14 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar